Beberapa hal yang perlu diingat tentang faringitis kronis


Beberapa hal yang perlu diingat tentang faringitis kronis
Faringitis kronis adalah radang kronis pada faring. Penderita sering merasa tenggorokan kering, sensasi terbakar di tenggorokan atau mengalami rasa iritasi tenggorokan terutama saat terbangun, tenggorokan berdahak saat malam hari atau saat kedinginan. Saat minum alkohol, merokok, bicara lebih banyak, biasanya gejala menjadi lebih terasa. Seringkali faringitis kronis akan berkembang melalui tahap pelepasan, overdosis dan atrofi jika tidak diobati.
Penyebab faringitis kronis
  • Lokasi : Penyakit ini biasanya terjadi pada orang dengan lapisan tenggorokan yang lemah.
  • Lingkungan : Penyebab eksternal sangat penting, seperti : Debu, asap, bahan kimia, panas (polusi udara di kota-kota industri, di pabrik-pabrik).
  • Perbedaan yang konstan dan besar pada suhu, kelembaban di udara (disebabkan oleh AC ).
  • Kebiasaan : Merokok, konsumsi alkohol berlebihan, sering bekerja di lingkungan yang berasap.
  • Masalah hidung seperti alergi hidung, sinusitis, tetes hidung, oklusi tumor tersumbat pada nasofaring, hidung, tenggorokan, polip hidung, yang memaksa orang untuk bernafas melalui mulut sehingga mudah menyebabkan faringitis kronis. Faringitis kronis juga merupakan konsekuensi dari sinusitis kronis, karena nanah dari sinus terus mengalir ke tenggorokan dari belakang hidung.
  • Penyebab lainnya meliputi kelainan endokrin (menopause, hipotiroidisme), defisiensi vitamin A, kelainan sistemik (gagal ginjal, penyakit jantung, diabetes, gagal napas, bronkitis kronis), kelemahan tubuh akibat penyakit kronis lainnya.
Gejala
Faringitis dibedakan dalam beberapa tipe : faringitis dan faringitis kronis. Yang disebut faringitis kronis untuk membedakannya dari bentuk lain dari faringitis kronis pada bagian tenggorokan seperti tonsilitis.
Gejala yang dikeluhkan oleh pasien serupa dengan penyakit ini.
  • Penderita sering merasa terjerembab,
  • tersedak di tenggorokan,
  • harus terus menerus meludah;
  • Batuk;
  • Tenggorokan kering.
Gejala ini sangat jelas di pagi hari, saat Anda bangun tidur. Penyakitnya progresif, tidak disertai gangguan sistemik atau demam jika tidak disebabkan oleh bakteri atau virus. Saat sakit tenggorokan terasa semakin parah, pasien harus mendatangi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Perasaan ini menyebabkan mual, membuat penderita mudah muntah dengan iritasi ringan seperti saat menyikat gigi di pagi hari, terkadang bisa menyebabkan muntah. Dengan penyusutan, rasa kering di tenggorokan membuat pasien tidak nyaman, meludah terus-menerus dengan dahak tebal. Aksi spit-up merusak lapisan tenggorokan yang sudah rapuh dapat menyebabkan pendarahan. Muntah darah dalam kasus ini membuat banyak pasien takut terkena tuberkulosis atau kanker paru-paru.
Meski penyakitnya tidak berbahaya, mendengkur, meludah, batuk terus menerus akan menyebabkan pasiennya, mudah tersinggung, cemas, berkurang produktivitasnya, terutama saat tidur karena rasa lemas di malam hari.
Saat memeriksa tenggorokan, terdapat lapisan tenggorokan merah, banyak lendir, benjolan partikel kecil, sehingga kelenjar getah bening di tenggorokan mulai tumbuh. Pada faringitis, selaput lendir tenggorokan akan menebal, dengan partikel besar naik atau turun. Benih berwarna merah cerah sampai kemerahan. Khususnya, di sekitar manik ada vena terbuka besar. Partikel ini biasanya ditutupi dengan lendir tebal dan transparan. Pada serangan akut, mungkin ada bintik putih atau kuning pada partikel. Lebih parah lagi, kista limfoid menjadi merah, yang juga dikenal sebagai pseudobulbs. Pseudokode ini merupakan penyebab utama pruritus di tenggorokan, merangsang ludah dan batuk kering.
Pengobatan
Sakit tenggorokan dianggap sebagai penyakit yang sulit disembuhkan. Pengobatan aktif seperti nitrogen cair dan antibiotik topikal gonadotropin, tidak bisa digunakan dalam jangka panjang. Untuk mengurangi gejala dan mencegah komplikasi akut, metode yang sederhana dan efektif adalah dengan menggunakan larutan garam encer.
Air garam membutuhkan suhu yang tepat yang setara dengan suhu tubuh dan bisa lebih hangat beberapa derajat (terutama di musim dingin). Air garam harus dimasukan ke dalam botol sebelum digunakan.
Pertama, rongga mulut harus dibilas dengan air garam selama 30 detik. Jika Anda merasa mulut Anda tidak terlalu bersih, maka lakukan lagi. Gunakan 3-4 kali dengan garam baru, sampai tenggorokan tidak lagi terasa sakit.
Gunakan setiap 3 jam sampai tenggorokan terasa nyaman. Jika tenggorokannya akut, jarak pengobatan bisa lebih sering. Yang paling penting adalah menggunakan larutan ini ke tenggorokan sebelum dan sesudah tidur. Bagi orang yang kencing di malam hari, perlu membilas tenggorokan saat terbangun dari tidur.
Hasil pengobatan menggunakan air garam akan terlihat setelah beberapa hari, terutama untuk pasien dalam fase akut. Terapi antibiotik kombinasi ini tidak bisa digunakan untuk faringitis kronis. Tapi jika antibiotik tersedia, kalian bisa menggunakan antibiotik.
Fernand J.E Fivie Erlina Saya hanyalah blogger pemula yang hobi menulis dan berbagi pengalaman

0 Komentar

Posting Komentar