Kesalahan orang tua membuat anak terkena penyakit pernafasan

Biarkan anak-anak bermain di bawah sinar matahari, di bawah terik matahari, biarkan anak-anak di suhu kamar terlalu dingin, rumah terdapat asap rokok. Ini dapat menyebabkan bayi terinfeksi oleh saluran pernafasan.

Bayi rentan terhadap infeksi pernafasan
bayi rentan terhadap infeksi saluran pernafasan jika termasuk dalam salah satu dari kasus berikut: bayi prematur, anak-anak yang kekurangan gizi sejak lahir, tinggal di daerah di mana perubahan cuaca. Seringkali (dari panas ke dingin dan sebaliknya), perumahan di daerah tercemar, perokok dalam ruangan, anak-anak tidak sepenuhnya diimunisasi.

Inilah yang banyak ibu dapatkan! Ibu selalu takut ketika anak sakit, jadi jangan biarkan anak keluar rumah.
Jika anak-anak terlalu terpapar lingkungan luar dan dirawat di rumah, mereka akan cenderung menderita penyakit pernafasan daripada mereka yang terpapar lingkungan luar. Penyebabnya tidak kebal terhadap virus dan bakteri di lingkungan.

Namun, bukan berarti si ibu memperbolehkan sang bayi terpapar asap dan debu di jalanan. Cara terbaik adalah ketika anak berusia 2-3 bulan, Anda bisa memberi anak-anak berjalan setiap hari sekitar 10 menit di udara bersih. Anak-anak akan diadaptasi perlahan. Bila anak berusia di atas 1 tahun, ia harus bermain dengan bayi sehat seusianya.

Anak-anak dengan infeksi pernapasan tidak boleh mandi?
Ini adalah kesalahan serius. Banyak ibu yang melihat batuk, pilek, takut terkena infeksi dingin bahkan tidak boleh mandi. Tanpa mandi, kebersihan anak itu buruk, lebih rentan terhadap infeksi.
Ingat bahwa dengan anak-anak dengan infeksi pernafasan, pembersihan dan pemandian untuk anak-anak sangat penting. Namun, sebaiknya jangan biarkan anak Anda terkena flu. Pilihlah area mandi, airnya cukup hangat, ambil bagian mandi daripada melepas mantel mandi sekali mandi. Setelah mandi, sebaiknya segera dikeringkan untuk bayi, bungkus handuk sebanyak mungkin dan ganti baju bersih.

Anak dengan demam, batuk dan pilek
Saat anak demam, mereka harus minum sebanyak mungkin air, setiap kali mereka minum sedikit. Jangan terburu-buru anak minum obat untuk menenangkan diri (kecuali jika anak demam diatas 38 derajat). Gunakan handuk basah di air hangat, peras kering, sering bersihkan, oleskan pada anak-anak.

Bila batuk bayi, sebaiknya jangan membeli obat batuk sendiri karena batuk refleks tidak bisa dibuat, anak tidak membuang dahak keluar dari bronkial agar lebih rentan terhadap penyakit. Anak-anak hanya boleh diberi obat batuk yang terbuat dari obat sederhana yang cocok untuk ventilasi saluran napas (selalu tanyakan kepada dokter Anda sebelum memberi anak Anda minum). Hal ini juga memungkinkan anak untuk makan madu lemon basil atau obat tradisional, anak-anak secara alami akan mengurangi batuk.
Bila bayi berair, tapi bukan hidungnya, ibu harus melampiaskan hidungnya dengan larutan garam kecil yang dijual di apotek (ingatlah untuk menentukan usia anak untuk mendapatkan jenis yang tepat) Gunakan alat hidung untuk membantu bayi Anda.

Kapan membawa anak anda ke rumah sakit?
Anak-anak harus segera ke rumah sakit jika tanda-tanda penyakit pernafasan parah, kebutuhan darurat seperti pernapasan, rongga dada, kelumpuhan, kejang.
Untuk anak yang susah bernafas, kalian bisa membawa ke klinik dan rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan rawat jalan di rumah dan dipantau secara ketat.
Dalam kasus batuk, pilek, demam rendah (kurang dari 38 derajat), masih mudah bernafas dan tidak ada tanda bersin, Anda bisa merawat bayi di rumah, memberi makan banyak bayi, banyak minum air putih, menjaga tubuh tetap hangat dan memperhatikan perkembangan penyakit.
Fernand J.E Fivie Erlina Saya hanyalah blogger pemula yang hobi menulis dan berbagi pengalaman

0 Komentar

Posting Komentar